Coretan Martina

"Bercerita dan berpuisi suka-suka...."

Mengigau

Inikah harinya, Tuhan?
saat kering menyecap dengan dengkingan nyaring
dan jelaga terasa semakin pekat
tergigit lidahku kelu
adakah pepulih yang tertebar tertabur
sanggup menenangkan waktu?

Inikah harinya, Tuhan?
ketika kusut hidup menyerabut nyawa
dan sang jiwa masih terikat di ujungnya
masai wajahku
kuyu langkahku
tak sanggup menatap Cahaya
sekedar mengatup tangan
atau melantun doa-doa

Inikah harinya, Tuhan?
Saat jantung berhenti berdegup
dan gelap segera menjadi sahabat
jika ini yang Kau maksud dengan kembali pulang
tolong jangan bangunkan aku
karena aku tak mau tertipu

0 komentar: